"Kesepakatan untuk bersatu dalam keberagaman sudah selesai 71 Tahun lalu. Bangsa Indonesia harus move on," kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (4/8).
Karena itu, dia tegas menolak stigma Pancasilais atau tidak Pancasilais maupun toleran atau tidak toleran hanya karena perbedaan pandangan politik.
"Karena Pancasila kita bersatu dan karena Pancasila kita gotong-royong ingin sejahtera bersama. Hentikan menebar stigma atas nama Pancasila," jelas Zulkifli di hadapan 2 ribu lebih civitas akademika Universitas Haluoleo dan mahasiswa dari seluruh Kendari.
Untuk itu, lanjutnya, rakyat Indonesia sekarang harus move on cepat melesat jauh tinggi mengejar ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain.
"Inilah tugas generasi muda Universitas Haluoleo. Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan alam yang sangat kaya, tapi apakah kekayaan itu sudah dinkimati masyarakat sesuai dengan UUD NRI Tahun 1945 pasal 33. Apakah kesejahteraan sudah merata," ujar Zulkifli.
Dia mengaku memahami bahwa banyak anak muda yang kritis terhadap situasi bangsa dan negara akhir-akhir ini. Tetapi pesimisme bukanlah jalan keluar.
"Selama matahari bersinar, selama itu juga harapan tetap ada. Matahari tidak pernah ingkar janji," demikian Zulkifli.
[wah]
BERITA TERKAIT: