Menyambut warga RT 05/RW 01, Mangindaan mengatakan, buka puasa bersama digelar untuk menyambung tali silaturahmi dengan masyarakat.
"Karena silaturahmi itu adalah untuk saling menguatkan di antara kita. Menjadi kekuatan untuk membangun," katanya, Jumat (16/6).
Menurut Mangindaan, buka puasa bersama masyarakat sekitar tempat tinggalnya bukan kali pertama ini dilakukan.
"Saya doakan puasa bapak-bapak dan ibu-ibu diterima Allah. Bulan puasa adalah bulan penuh rahmat dan berkah," ujarnya.
Di hari ke-21 bulan Ramadhan ini, Mangindaan juga mengingatkan tentang malam Lailatul Qadar. Di mana, pada malam itu, nilai ibadahnya sama dengan malam seribu bulan.
"Satu malam Lailatul Qadar sama dengan seribu bulan. Setelah puasa kembali bersih, alangkah indahnya kalau sudah bersih," jelasnya.
Tak lupa, kepada masyarakat, Mangindaan mengajak untuk berkunjung ke kantor MPR RI sebagai rumah rakyat.
"Nanti bisa merasakan kalau sudah berada di sana, kita merasa memiliki rasa kebangsaan," tuturnya.
Gelar buka puasa bersama juga diisi dengan tausiah dari Ustadz Tsabit Ahmad. Dalam tausiahnya, Tsabit Ahmad menyampaikan tentang menjalin silaturahmi yang bisa memperpanjang usia.
"Bukan semata-mata usia yang panjang. Tetapi mendapat keberkahan dan yang bermanfaat bagi keluarga, maayarakat, dan bangsa," katanya.
[wah]
BERITA TERKAIT: