Oso: Rasa Memiliki Bangsa Indonesia Harus Dipertahankan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 25 Mei 2017, 17:02 WIB
Oso: Rasa Memiliki Bangsa Indonesia Harus Dipertahankan
Oso/Net
rmol news logo Rasa memiliki bangsa Indonesia harus dipertahankan di tengah ancaman adu domba yang dilancarkan pihak asing.

Begitu kata Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR sekaligus peresmian Yayasan Amal Rakyat Banten Bersatu (Ya Rabb) dan Pondok Pesantren Sulaimaniyah di Serang Provinsi Banten, Kamis (25/5).

Ditegaskan pria yang akrab disapa Oso itu bahwa 4 pilar MPR sudah final dan tidak bisa dipertentangkan lagi. Pilar-pilar ini harus terus ditanamkan ke masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa.

"Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, sudah tidak dipersoalkan lagi. NKRI adalah harga mati dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara," tegas ketua umum Partai Hanura itu.

Oso menjelaskan bahwa saat ini kerukunan umat beragama di Indonesia sedang diintervensi oleh pihak asing. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk terus mempertahankan rasa memiliki sebagai anak bangsa agar tidak mudah disusupi pemikiran yang memecah belah.

"Jangan karena hal kecil membuat masyarakat seperti kerasukan dan kesetanan. Umat Islam tidak mudah dirasuki (setan)," pungkas ketua DPD RI itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA