Banjir Meluas di Jakarta Akibat Hujan Deras

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Senin, 12 Januari 2026, 09:54 WIB
Banjir Meluas di Jakarta Akibat Hujan Deras
Banjir di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto: BPBD DKI)
rmol news logo Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak dini hari menyebabkan genangan dan banjir meluas di sejumlah titik Ibu Kota, Senin, 12 Januari 2026. 

Hingga pukul 09.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan masih bertahan di permukiman warga maupun ruas-ruas jalan, sehingga aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari terganggu.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak. Di Kelurahan Duren Tiga, satu RT terendam genangan setinggi sekitar 40 sentimeter akibat tingginya curah hujan yang turun secara merata sejak pagi. 

Sementara itu, kondisi banjir lebih serius terjadi di Kelurahan Pasar Minggu. Tiga RT di wilayah ini terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 hingga 95 sentimeter. 

Selain dipicu hujan dengan intensitas tinggi, luapan Kali Krukut turut memperparah kondisi, menyebabkan air meluber ke permukiman warga dan menggenangi akses jalan lingkungan. Hingga laporan terakhir, genangan di Jakarta Selatan masih dalam proses penanganan dan belum sepenuhnya surut.

Di Jakarta Utara, dampak hujan deras juga dirasakan warga Kelurahan Tanjung Priok. Dua RT di kawasan tersebut tergenang air setinggi sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang tidak mampu tertampung oleh sistem drainase. 

Meski ketinggian air relatif lebih rendah dibandingkan wilayah selatan, genangan tetap mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar permukiman.

Selain kawasan permukiman, genangan turut melumpuhkan sejumlah ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat. 

BPBD DKI Jakarta mencatat sedikitnya empat ruas jalan tergenang, yakni Jalan Anggrek di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A di Kelurahan Tugu Utara, Jalan Rorotan 10 di Kelurahan Rorotan tepatnya di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, serta Jalan Taman Stasiun di Kelurahan Tanjung Priok. 

Genangan di jalan-jalan tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan dan meningkatkan risiko kemacetan pada jam berangkat kerja.

Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke seluruh titik terdampak guna melakukan pemantauan dan penanganan lapangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. 

Upaya penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan aparat kelurahan dan kecamatan setempat, termasuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan berjalannya proses penanganan dan normalisasi saluran air. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan banjir, serta membatasi aktivitas di area tergenang demi keselamatan. Dalam situasi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam untuk mendapatkan bantuan. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA