Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (Oso) mengungkapkan kesedihannya atas aksi keji di luar batas kemanusiaan yang kembali berulang di tanah air. Ia mendesak agar teror bom di Kampung Melayu itu diusut tuntas dan dicari otak di balik aksi tersebut.
"Saya sedih masih terjadi teror bom di Jakarta. Saya mengutuk keras aksi bom itu karena merugikan bangsa dan rakyat Indonesia," kata pria yang akrab disapa Oso ini usai meresmikan pondok pesantren Sulaimaniyah Serang, Banten, Kamis (25/5).
Kepada masyarakat, Oso mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang simpang siur tentang aksi ini. Masyarakat, lanjutnya, harus mempercayakan penanganan kasus ini kepada pemerintah dan aparat keamanan.
Menurutnya, aksi teror terjadi tidak lepas dari kurangnya kesadaran dalam berbangsa dan bertanah air. MPR, lanjutnya, tengah memperjuangkan kesadaran itu melalui sosialisasi 4 pilar yang gencar dilakukan di daerah-daerah.
"Itulah kenapa kesadaran berbangsa harus kita tingkatkan terus. Itulah gunanya sosialisasi 4 pilar MPR," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: