Karena itu munculnya kasus atribut PKI dan foto selfie di atas patung pahlawan harus menjadi periksa agar bangsa Indonesia tidak melonggarkan perhatiannya terhadap masalah karakter bangsa. Karena para pelaku peristiwa tersebut tidak memahami risiko perbuatannya.
Peryataan itu disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dihadapan pimpinan dan pengelola Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Desa Sumber Telaseh Kecamatam Dander, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (11/5). Kunjungan Zulkifli ke Ar-Rasyid ini merupakan bagian dari Safari Kebangsaan Merajut Kebhinekaan di hari ketujuh.
Kedatangan Zulkifli bersama rombongan di Ponpes Ar-Rasyid, disambut pengasuh pesantren KH. Alamul Huda Masyhur, bersama ratusan santri serta ustad dan ustadzahnya. Zulifli sempat menyalami ratusan santri yang menyambutnya dari mulut gerbang pesantren hingga rumah pengasuh ponpes.
Ke depan, Zulkifli berharap Ponpes Ar-Rasyid bisa membantu MPR melakukan sosialisasi empat pilar. Ini dibutuhkan untuk mengeliminir peluang terjadinya peristiwa-peristiwa yang menciderai nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.
"MPR tidak mungkin melakukannya sendiri. Harus dibantu seluruh komponen masyarakat, termasuk Ponpes Ar-Rasyid," kata Zulkifli menambahkan.
[wid]
BERITA TERKAIT: