Zulkifli Ajak Warga Bojonegoro Minimalisir Penyimpangan Nilai Kebangsaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 11 Mei 2016, 14:25 WIB
Zulkifli Ajak Warga Bojonegoro Minimalisir Penyimpangan Nilai Kebangsaan
zulkifli hasan/net
rmol news logo Munculnya berbagai peristiwa miris menyangkut nilai-nilai kebangsaan merupakan buah kesalahan bersama yang dilakukan segenap bangsa Indonesia, khususnya pasca reformasi. Karena sejak reformasi, bangsa Indonesia memang  melonggarkan pendidikan karakter bangsa kepada generasi muda.

Karena itu munculnya kasus atribut  PKI dan foto selfie di atas patung pahlawan harus menjadi periksa agar bangsa Indonesia tidak melonggarkan perhatiannya terhadap masalah  karakter bangsa. Karena para pelaku peristiwa tersebut tidak memahami risiko perbuatannya.

Peryataan itu disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dihadapan pimpinan dan pengelola Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Desa Sumber Telaseh Kecamatam Dander, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (11/5). Kunjungan Zulkifli ke Ar-Rasyid ini merupakan bagian dari Safari Kebangsaan Merajut Kebhinekaan di hari ketujuh.

Kedatangan Zulkifli bersama rombongan di Ponpes Ar-Rasyid, disambut pengasuh pesantren KH. Alamul Huda Masyhur, bersama ratusan santri serta ustad dan ustadzahnya. Zulifli sempat menyalami ratusan santri yang menyambutnya dari mulut gerbang pesantren hingga rumah pengasuh ponpes.  

Ke depan, Zulkifli berharap Ponpes Ar-Rasyid bisa membantu MPR melakukan sosialisasi empat pilar. Ini dibutuhkan untuk mengeliminir peluang terjadinya peristiwa-peristiwa yang menciderai nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.

"MPR tidak mungkin melakukannya sendiri. Harus dibantu seluruh komponen masyarakat, termasuk Ponpes Ar-Rasyid," kata Zulkifli menambahkan.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA