Cruise MS Rotterdam Merapat Ke Semarang Overland Ke Borobudur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 21 Februari 2016, 23:24 WIB
Cruise MS Rotterdam Merapat Ke Semarang Overland Ke Borobudur
net
rmol news logo Kapal pesiar MS Rotterdam membawa 1.258 wisawatan mancanegara tiba di terminal Penumpang Tanjung Mas, Semarang, Minggu (21/2). Nakhoda Capt. Marco Alezander Carsjens bersama para turis segera turun dari kapal sepanjang 236,91 meter dengan bobot 61.849 GT tersebut.

"Mereka akan berwisata ke Borobudur dengan menggunakan berbagai fasilitas transportasi. Tentu ini hal yang sangat membahagiakan," kata Kadispar Jawa Tengah, Prasetyo Ariwibowo, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Kedatangan kapal berbendera Belanda dengan sekitar 700 kru itu cukup melegakan karena sebagian besar turun dan ikut overland ke Borobudur. Rencananya, para turis melakukan perjalanan di Semarang selama 10 hingga 12 jam. Paket tur yang dipilih adalah langsung ke Borobudur, makan siang di Borobudur Silver dan di Manohara, Jawa Tengah.
 
Ada tiga alternatif transportasi yang akan dilalui para Wisman tersebut. Ada yang melalui kereta, dimana rutenya adalah dari Ambarawa naik kereta ke Borobudur.

"Nanti juga akan ada agenda Semarang sight. Yakni mengunjungi jamu Nyonya Meneer, kota lama, Gereja Blenduk, dan Batik 16," kata Prasetyo.

Satu hari sebelumnya, kapal berbendera Belanda itu merapat di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta. Di Priuk, MS Rotterdam disambut oleh Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Capt. Sahattua P Simatupang, SH, MM, bersama jajarannya dan tujuh taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

"Kini kapal pesiar atau cruise sudah boleh menaik turunkan penumpang di pelabuhan-pelabuhan kota besar di Indonesia. Tidak ada lagi cabotage, untuk memberi ruang gerak pada cruise berkembang di negara maritim Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menteri Pariwisata memang mendorong cruise, baik dari Singapore, Hongkong, maupun Eropa, untuk membawa penumpangnya ke bahari Nusantara. Jika mereka melihat, dan menikmati alam laut Indonesia, dijamin mereka akan kembali lagi.

"Karena atraksi nature kita itu nggak ada yang mengalahkan, the best in the world," ucap Mantan Dirut PT Telkom ini. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA