MPR Jawab Keluhan Masyarakat Lewat Sosialisasi Empat Pilar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 09 November 2015, 06:18 WIB
MPR Jawab Keluhan Masyarakat Lewat Sosialisasi Empat Pilar
Bambang Sadono
rmol news logo . MPR RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Semarang mengadakan acara pertunjukan wayang kulit di Alun Alun Bung Karno, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu malam (8/11). Ratusan pecinta wayang tampak berdatangan hampir memenuhi Alun Alun Bung Karno menyaksikan Ki Djoko Madiwidjojo (Ki Djoko Edan) memainkan lakon 'Wahyu Sejati'.

Pagelaran seni budaya sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR ini dibuka secara resmi oleh Bambang Sadono (Ketua Badan Pengkajian MPR), dan juga dihadiri Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (Fraksi Demokrat), Mujib Rohmat (Fraksi Golkar), Fadholi (Fraksi Nasdem) dan Perwakilan Pemda Semarang.

Peresmian pagelaran wayang ini ditandai penyerahan tokoh Hanoman oleh Bambang Sadono kepada Ki Djoko Madiwidjojo.

Dalam sambutannya Bambang Sadono menjelaskan bahwa banyak keluhan yang menyebutkan seni budaya mulai dilupakan. Oleh karena itu, menurut Bambang, MPR mengambil peran menyosialisasikan Empat Pilar melalui kesenian.

"Mudah-mudahan pemerintah nantinya dapat memperhatikan dan meneruskan program ini," ungkap dia seperti dalam rilis Humas MPR.

Bambang juga menjelaskan, sosialisasi Empat Pilar ini sengaja menggunakan media seni budaya, khususnya wayang. Kerena wayang adalah kesenian yang lengkap dan masyarakat yang mendengarkan tidak bosan. Dan mengakhiri sambutannya dia menyarankan agar pemerintah pusat dan daerah menganggarkan dana pendukung perkembangan seni budaya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA