
. Saat ini, pemuda tidak lagi menjadi poros perubahan yang kritis dan revolusioner. Karena itu, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk melihat kembali peran besar pemuda dalam perjuangan kemerdekaan,
Demikian disampaikan pimpinan kolektif Forum Mahasiswa (Formasi) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP), Xenos, dalam keterangan beberapa saat lalu terkait dengan Sumpah Pemuda (Rabu, 28/10).
Dalam peringatan Sumpah Pemuda, lanjut Xenos, Formasi pun mengecam langkah pemerintah dengan paket kebijakan ekonomi yang tidak menguntungkan rakyat namun justru menguntungkan kaum modal. Selain itu dalam kondisi ekonomi yang sedang melemah, pemerintah justru melakukan perundingan perpanjangan kontrak asset strategis nasional seperti Freeport dan JICT.
"Maka dalam kondisi serta situasi ini, Formasi menyatakan tolak bela negara, tolak privatisasi, tolak paket kebijakan ekonomi yang merugikan rakyat, tolak liberalisasi pendidikan, dan tolak pencabutan subsidi listrik dan BBM," demikian Xenos.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: