Aksi Panwaslih ini tentu saja diprotes Tim Rumah Apirasi Muhammad Misbakhun Center. Pencopotan baliho yang memuat gambar Misbakhun di Kota Pasuruan tersebut dianggap sebagai tindakan gegabah yang dilakukan oleh Panwaslih lantaran tidak disertai pemberitahuan resmi kepada pihak pemasangnya.
"Sampai detik ini, pihak Misbakhun Center belum mendapat keterangan resmi tentang pencopotan ini secara tertulis. Tidak ada diskusi atau konfirmasi sama sekali. Ini tidak benar," kata Staf Dapil II anggota DPR RI Muhammad Misbakhun, Fatkhul Mubin, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 27/10).
Menurutnya, seyogyanya Panwalih Pasuruan bisa memahami dan membedakan keberadaan baliho kampanye dengan baliho ucapan selamat sebagai sosok pribadi yang ingin memberikan pencerahan dan pendidikan demokrasi kepada masyarakat Kota Pasuruan.
"Baliho itu dibuat dan dipasang oleh Posko rumah aspirasi beliau. Saya selaku staf beliau di Dapil II menegaskan, tidak ada sangkut pautnya dengan timses pasangan calon manapun Ini murni dari seorang putra daerah yang ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya PJ Walikota Pasuruan yang baru," ungkapnya.
Diketahui, pada bagian atas baliho tersebut tertulis "Selamat Datang Pemimpin Baru Untuk Demokrasi yang lebih baik dan sehat di Kota Pasuruan" dengan foto bergambar Misbakhun sebagai anggota fraksi Golkar DPR RI 2014-2019. Pada bagian bawah tertulis "Pesan ini disampaikan oleh HM. Misbakhun, SH. MH sebagai ucapan selamat dipimpinnya Kota Pasuruan oleh PJS (Pejabat Sementara) Walikota Pasuruan Bpk. Wibowo Eko Putro."
[ysa]
BERITA TERKAIT: