Krisis Ini Bukan Main-main, Mari Kedepankan Responsibility Sharing

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 22 Agustus 2015, 12:35 WIB
Krisis Ini Bukan Main-main, Mari Kedepankan <i>Responsibility Sharing</i>
zulhas/humas mpr
rmol news logo Bangsa ini tengah mengalami krisis ekonomi seiring anjloknya nilai tukar mata uang rupiah. Kondisi ini disebut-sebut lebih berat ketimbang krisis moneter tahun 1998. Untuk itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta seluruh elemen bangsa untuk tidak memandang remeh krisis ini.

"Sekarang sudah banyak pengusaha yang mengeluh akan usaha mereka. Bahkan sebagaian pengusaha terancam harus mem-PHK separuh pegawainya," ujarnya saat memberi sambutan di Kongres Pemuda Katolik XVI, di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (22/8).

Zulkifli mengatakan bahwa selama ini para politisi Indonesia disibukkan dengan power sharing dalam mengatasi krisis. Padahal menurutnya, power sharing harus segera diakhiri dan lebih memprioritaskan responsibility sharing.

"Tanggung jawab bersama untuk mengatasi krisis, itu yang lebih penting," sambung ketua umum PAN itu.

Bagi Zulkifli,  jika bangsa ini bisa bersatu dan sepenanggungan, maka beban seberat apapun yang akan ditanggung bangsa akan dengan mudah diatasi.

"Saatnya kita bersatu bukan lagi bertengkar dan gaduh," tegasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA