Kunjungan ke masjid Istiqlal dilakukan Yu Zhengsheng bersama delegasi MPR China usai melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi di Istana negara pada Senin (27/7).
Di Istiqlal, Yu Zhengsheng disambut Ketua badan Pengelola Masjid Istiqlal Drs. H. Mubarak. Pada kesempatan tersebut Yu Zhengsheng berkesempatan mencoba memukul bedug, penanda datangnya waktu salat. Yu Zhengsheng memukul bedug menirukan H. Mubarak. Ia juga menerima buku sejarah masjid Istiqlal dari H. Mubarak.
Kepada tamunya, Ketua badan Pengelola Masjid Istiqlal antara lain menerangkan sejarah berdirinya masjid terbesar di Asia Tenggara itu. Istiqlal kata Mubarak berarti Merdeka. Nama istiqlal digunakan untuk mensyukuri kemerdekaan Indonesia. Masjid istiqlal diarsiteki Ir. Silaban di atas lahan seluas 9 ha. Istiqlal di topang oleh lima pilar, cermin dari rukun Islam, waktu salat lima waktu serta lima sila dalam Pancasila.
"Istiqlal mencerminkan toleransi umat beragama yang sangat kental. Terbukti, masjis ini dibangun diantara dua gereja, yaitu Katedral dan Imanuel," kata Mubarak menambahkan.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: