Ketua MPR: Sudah Saatnya Indonesia Maju, Tinggalkan Pertengkaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 28 Mei 2015, 09:13 WIB
Ketua MPR: Sudah Saatnya Indonesia Maju, Tinggalkan Pertengkaran
zulkifli hasan
rmol news logo . Tuhan telah melimpahkan banyak rahmat ke negeri ini, mulai dari keindahan alam, bermacam suku, bahasa, hingga bermacam-macan flora dan fauna. Indonesia juga menjadi salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam.

"Allah memberikan kita NKRI yang begitu hebat. Puluhan ribu pulau, bermacam-macam suku, agama dan ras. Sumber daya alam, keindahan alam, dan satwa-satwa yang semuanya luar biasa," ujar Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menjadi keynote speaker dalam acara seminar di Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, (Rabu, 27/5).

Namun begitu, Zulkifli menekankan bahwa kekayaan alam yang dimiliki belum tentu menjamin bangsa Indonesia menjadi hebat dan maju. Ia menggambarkan negara-negara Timur Tengah yang kaya akan minyak dan uang yang melimpah, namun terus terjadi perang. Lain halnya Singapura, negara kecil tak punya bersumber daya alam, tapi maju dan rakyatnya sejahtera.

"Jadi, maju tidaknya bangsa Indonesia berpulang pada kita. Bangsa indonesia yang mayoritas Islam baru bisa maju kalau menguasai ilmu dan teknologi. Itu kuncinya," sambung ketua umum PAN tersebut.

Untuk itu, Zulkifli berharap agar masyarakat Indonesia bersatu dan tidak lagi disibukkan oleh pertengkaran, seperti masalah agama, suku, perang antar kampung dan lainnya. Pasalnya, semua masalah itu sudah diselesaikan melalui konsensus yang digagas para founding fathers.

"Bahwa kita ini satu di bawah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Jadi mari fokus memajukan bangsa ini," tandasnya.

Selain Wakil Ketua MPR hadir dalam acara tersebut anggota Komisi III DPR RI asal Aceh Muslimin Aiyub, Sekretaris PP Muhammadiyah Dr.H. Abdul Mu'ti, M.Ed., dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Aceh Dr. Muzakar A. Gani. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA