Dubes Perancis Bertanya pada Wiranto Bila Dipercaya Jadi Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 16 Januari 2014, 15:13 WIB
Dubes Perancis Bertanya pada Wiranto Bila Dipercaya Jadi Presiden
rmol news logo . Partai Hanura berdiri karena ada persoalan dengan moralitas dan penegakkan hukum yang dicederai oleh ulah para penegak hukum dan lainnya. Di tengah persoalan ini, Hanura hadir dan memastikan diri  bukan hanya murni bergerak di bidang politik, namun bergerak dalam gerakan politik yang menjunjung tinggi hati nurani.

Demikian disampaikan Ketua Umum Hanura, Wiranto, saat menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuzé, di kantor DPP Partai Hanura, Jakarta (Kamis, 16/1). Dubes Prancis Corinne Brueze didampingi Sekertaris Pertama Jean Louis Bertrand, sementara Wiranto didampingi Ketua Badiklat DPP Partai Hanura Prof. Dr. Bambang Soemarsono.

Dalam pertemuan yang berjalan santai ini, ungkap Wiranto, Corinne Brueze mempertanyakan banyak hal. Misalnya soal fokus Hanura jika mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin negara dan prioritas apa yang bisa dilakukan. Corinne Brueze  juga juga menanyakan bagaimana konspirasi politik yang terjadi saat ini menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden ini.

"Tentu kami berusaha memberikan info yang sebesar-besarnya, dan menjelaskan sejauh yang bisa kami jelaskan," ungkap Wiranto.

Wiranto menegaskan keyakinannya bahwa jika pemimpin memiliki hati nurani yang kuat, maka ia akan menggunakan hari nurani nya dalam memutuskan sesuatu.

"Sehingga dengan hati nurani, penyalahgunaan wewenang tidak akan terjadi," tegasnya. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA