Namun soal kapan waktunnya capres PDI Perjuangan diumumkan, kata inisator Manifesto Kader dan Simpatisan PDI Perjuangan Pro Jokowi, Fahmi Alhabsyi, itu bersifat peribadi dan bukan keputusan resmi partai. Karena itu, Fahmi menilai pernyataan Megawati pada peringatan ulang tahun PDI Perjuangan, Jumat lalu (10/1), yang menyatakan bahwa penetapan calon presiden 2014 dilakukan setelah Pileg 9 April, bukanlah sebuah keputusan yang baku, tapi dinamis .
"Simplenya, melalui hasil Rapimnas jadi jalan justifikasi dan landasan seandainya ingin dipercepat pencapresan menimbang dinamika yang muncul," kata Fahmi kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 14/1).
Fahmi menambahkan bahwa banyak variabel yang memungkinkan keputusan pencapresan Jokowi sebelum pileg ini dapat berubah. Misalnya saja hasil keputusan MK terkait gugatan UU Pilpres yang diajukan Yusril Ihza, yang memungkinkan parpol lain lebih kreatif.
"Atau bisa berubah karena dinamika dan kejadian-kejadian luar biasa di dalam internal partai yang membuat kalkulasi politik harus dihitung ulang untuk memastikan suara PDI Perjuangan di pileg tidak jeblok," demikian Fahmi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: