"Penahanan itu tidak menjadi kematian dia," ujar fungsionaris Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Deny Hari Yatna, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 11/1).
Dalam kesempatan ini, Deny juga mengungkap pernyataan Anas setahun lalu soal halaman-halaman, dan statusnya sebagai tersangka dulu akan melahirkan halaman baru. Ia menyebutkan halaman pertama yang dimaksud Anas adalah move on atau bergerak dari Demokrat menuju ormas PPI.
PPI, lanjut Denny, kemudian akan menjadi wadah perjuangan politik Anas dan teman-temannya. Denny pun yakin mendekam dalam penjara merupakan jalan yang harus dilalui politisi ulung.
"Seperti Nelson Mandela dan Bung Karno," demikian Deny.
[ysa]
BERITA TERKAIT: