Demikian disampaikan Jurubicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 9/1).
"Itu merupakan langkah bijak untuk bisa mengakhiri semua dagelan PPI," kata Ruhut, yang juga anggota Komisi III.
Menurut Ruhut, manuver dan gerak langkah PPI bukan seperti ormas, melainkan seperti partai politik. Bahkan dalam beberapa kali, manuver orang-orang PPI melebihi manuver partai politik manapun karena suka dibumbui dengan tuduhan, tudingan, dan fitnah.
"Laporan ini biar menjadi pelajaran bagi mereka," tegas Ruhut.
Laporan Denny ke polisi terkait dengan pernyataan Ma'mun Murod bahwa Denny menemani Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bertemu dengan SBY di Cikeas pada Senin lalu (6/1), atau sehari sebelum panggilan pada Anas Urbaningrum. Bagi Denny, ini jelas-jelas fitnah dan tuduhan keji.
[ysa]
BERITA TERKAIT: