Demikian disampaikan jurubicara PPI, Tri Dianto, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 9/1).
Pernyataan Tri Dianto ini terkait dengan pernyataan jurubicara KPK, Johan Budi, yang menyebutkan bahwa bila pada Jumat besok (10/1), Anas lagi-lagi tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka, maka KPK akan memanggil Anas secara paksa. KPK pun akan melibatkan Brimob dalam panggilan paksa terhadap mantan Ketua Umum Demokrat ini.
"Ini benar-benar berlebihan dan keterlaluan. Kayak penggerebekan teroris aja," ungkap Tri Dianto, yang merupakan mantan Ketua DPC Demokrat Cilacap.
Sejak awal, Tri Dianto pun merasa heran dengan sikap KPK ini. Selasa kemarin, menjelang pemeriksaan Anas, KPK juga dijaga oleh ratusan polisi.
"Ini sekan-akan di-desain sedemikian rupa sehingga terkesan menyeramkan," demikian Tri Dianto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: