Presiden SBY: Lanjutkan Reformasi dengan Pikiran Jernih dan Rasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 22 Mei 2013, 09:32 WIB
Presiden SBY: Lanjutkan Reformasi dengan Pikiran Jernih dan Rasional
presiden sby
rmol news logo Indonesia tidak mengalami kemajuan yang signifikan setelah 15 tahun masa reformasi. Bahkan tak jarang yang menyebut reformasi gagal total.

Tapi hal itu ditampik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dikutip dari akun Twitter-nya, SBY menegaskan, sudah banyak yang dicapai bangsa Indonesia setelah rezim Orde Baru tumbang.
 
"15 thn reformasi ini banyak yg kita capai, meski disadari masih ada yg belum selesai. Mari kita lanjutkan dg pikiran jernih & rasional," kicau Presiden.

Sementara itu kemarin, saat menyampaikan pidato politik di acara "105 Tahun Kebangkitan Nasional, 15 Tahun Reformasi" di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan,  Menko Perekonomian membeberakan capaian setelah reformasi.

Dari sisi politik, Indonesia telah menjadi bangsa dengan demokrasi ketiga di dunia. Demokrasi telah membuktikan berjalannya pemilihan mulai dari kepala desa hingga presiden secara substantif dan reguler.

"Tahun 2008 kita menjadi anggota G-20, sebuah capaian luar biasa berkat reformasi. Agenda reformasi terus mendorong kita untuk terus menjadi bangsa yang unggul di abad ke-21 ini," terang Hatta, besan SBY yang juga Ketua Umum DPP PAN ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA