Kejagung dan Polri Tidak akan Segan-segan Bantu KPK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 19 September 2012, 22:46 WIB
Kejagung dan Polri Tidak akan Segan-segan Bantu KPK
kpk/ist
rmol news logo Menteri Hukum dan Ham, Amir Syamsuddin mengatakan, kemampuan dan kesiapan penyidik kepolisian dan kejaksaan masih cukup tinggi. Makanya, ia menyarankan KPK tetap mengambil penyidik kedua lembaga itu untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi.

Demikian disampaikan Menteri Amir Syamsuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/9).

Masih kata dia, memang tidak ada larangan KPK merekrut penyidik independen, tetapi alangkah baiknya tetap memakai penyidik kejaksaan dan kepolisian, seperti biasanya. "Lakukan semua dengan baik dan dengan segala kewajaran," ujarnya

Kalau ada komunikasi yang baik antara KPK, Kejagung dan Polri, Amir yakin akan ada kesimpulan yang tepat soal penyidik.

"Saya yakin mereka tidak akan segan-segan mendukung dan membantu KPK. Intinya, KPK, Kejagung dan Polri harus saling mendukung dan bersinergi dalam mengungkap kasus korupsi," pungkasnya.

Soal MOU KPK dengan TNI?


"Dengan cara sederhana saya katakan bahwa itu masalah ruangan saja, pengelolaannya tentu tahanan tunduk pada aturan yang ada. Itu tidak akan menjadi tahanan militer, itu ruangannya melihat jaraknya dekat dan tersedia," jawabnya. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA