"Secara geopolitis itu strategis, apabila benar-benar Amerika katakanlah menaruh pangkalan di daerah sepanjang Australia, maka bagaimanapun juga pasti akan berpengaruh kepada Indonesia," ujar politisi sepuh PDI Perjuangan, Pramono Anung di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 4/9).
Di lain sisi, sekarang ini Indonesia secara geopolitis mengambil peran yang strategis sebagai sebuah negara demokratis yang besar. Belum lagi Indonesia sudah menjadi anggota G20, sehingga peran Indonesia di Asia maupun Australia cukup signifikan.
Lanjut wakil ketua DPR RI ini, dari sisi bisnis kedatangan Hillary Clinton juga tidak bisa dipungkiri sangat penting karena ada persoalan-persoalan antara Indonesia dengan AS yang memang pure bussines to bussines. Dimana pemerintah masing-masing negara menjadi pendorong kalau terjadi persoalan.
Dalam konteks inilah, Pramono menilai tak aneh jika secara tiba-tiba kita mendapat hibah F16. Dalam konteks ini, tentu sangat baik bagi perbaikan bangsa dan negara ini.
"Kita sudah terlalu lama diembargo. Maka dengan adanya hibah ini Indonesia diakui mengalami perubahan dalam demokratisasi, human right dalam berbagai hal, dan itu baguslah bagi perkembangan demokrasi kita," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: