Stop Kekerasan pada Rakyat!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 08 Januari 2012, 11:47 WIB
Stop Kekerasan pada Rakyat<i>!</i>
ilustrasi/ist
RMOL. Puluhan mahasiswa membentangkan spanduk di kawasan bundaran Hotel Indonesia (HI), siang ini (Minggu, 8/1).

Di antara spanduk itu bertuliskan "Kapitalis = Kegagalan Rezim Mensejahterakan Rakyat" dan "Stop Kekerasan Terhadap Rakyat"

Puluhan mahasiswa yang tergabung  dalam Forum Mahasiswa se-Jakarta Selatan (FMSE) berasal dari berbagai kampus. Seperti kampus Gunadarma, ISIIP, UIN Syarif Hidayatullah, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Dalam orasinya, Humas FMSE, Soli, mengatakan bahwa pemerintah telah membiarkan tindak kekerasan dan pambantaian terhadap rakyat, seperti dalam kasus Papua, Mesuji dan Bima.

"Sudah saatnya pemerintah pro-rakyat, jangan pro kepada pengusaha dan asing," tegas Soli.

Dalam aksi ini, lanjut Soli, FMSE menuntut empat hal. Pertama, pemerintah harus menuntaskan kasus Bima, Mesuji dan Freeport. Kedua, menolak perusahaan-perusahaan anti rakyat. Ketiga mendesak agar Kapolda NTB, Kapolres dan Bupati Bima NTB agar segera mundur.

"Keempat, tolak komersialisasi pendidikan," demikian Soli. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA