Kutuk SBY, Shalat Ghaib Digelar di Depan Gedung DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 25 Desember 2011, 14:57 WIB
Kutuk SBY, Shalat Ghaib Digelar di Depan Gedung DPR
ilustrasi
RMOL. Sekitar 40 aktivis menggelar shalat ghaib di depan gedung DPR Senayan, Jakarta siang ini Minggu (25/12). Lewat shalat ghaib ini, aktivis mendoakan agar arwah rakyat yang tewas dalam pembantaian di Mesuji, Papua dan di daerah yang terutama di Bima, Nusa Tenggara Barat, diberi ketenangan di alam kubur.

Karena menurut mereka, para korban yang tewas itu adalah pejuang rakyat. "Kami mendoakan pejuang rakyat agar mendapat ketenangan disana" jelas Arif Fahruddin, Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kepada wartawan.

Dalam bentrokan dengan arapat Kepolisian kemairin di kawasan Pelabuhan Sape, Bima, dua aktivis LMND yang menjadi korban. Yaitu, beber Arif, Nawan Owan meninggal dunia dan Kevin saat ini masih dalam keadaan kritis.

Atas jatuhnya korban di beberapa daerah, dia menegaskan, Presiden SBY sudah gagal dalam memberikan perlindungan atas warganya. LMND tidak yakin lagi dengan kepemimpinan SBY. "Kita sudah muak dengan pemerintahan yang zolim," tegasnya.

Selain LMND, 40 aktivis itu berasal dari Serikat Tani Nasional, Front Aksi Mahasiswa Indonesia, Petisi 28, Petani Pulau Padang Riau dan beberapa alumni Himpunan Mahasiswa Islam. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA