Karena menurut mereka, para korban yang tewas itu adalah pejuang rakyat. "Kami mendoakan pejuang rakyat agar mendapat ketenangan disana" jelas Arif Fahruddin, Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kepada wartawan.
Dalam bentrokan dengan arapat Kepolisian kemairin di kawasan Pelabuhan Sape, Bima, dua aktivis LMND yang menjadi korban. Yaitu, beber Arif, Nawan Owan meninggal dunia dan Kevin saat ini masih dalam keadaan kritis.
Atas jatuhnya korban di beberapa daerah, dia menegaskan, Presiden SBY sudah gagal dalam memberikan perlindungan atas warganya. LMND tidak yakin lagi dengan kepemimpinan SBY. "Kita sudah muak dengan pemerintahan yang zolim," tegasnya.
Selain LMND, 40 aktivis itu berasal dari Serikat Tani Nasional, Front Aksi Mahasiswa Indonesia, Petisi 28, Petani Pulau Padang Riau dan beberapa alumni Himpunan Mahasiswa Islam.
[zul]
BERITA TERKAIT: