Pram Protes Kenapa Hanya Dugaan Korupsi di Banggar DPR yang Diobok-obok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 14 Desember 2011, 16:40 WIB
Pram Protes Kenapa Hanya Dugaan Korupsi di Banggar DPR yang Diobok-obok
RMOL. Wakil Ketua DPR Pramono Anung tak mempermasalahkan bila Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki Badan Anggaran DPR terkait dugaan suap dalam pengalokasian Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah.

"Kan kita nggak bisa keberatan. Karena KPK memang dibuat untuk itu," jelas Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 14/12).

Namun, Pram menegaskan, tindak pidana korupsi tidak hanya di Banggar. Tapi, di departemen-departemen juga ada tindak pidana korupsi. Tapi tidak pernah disentuh.

"Kenapa kemudian yang dicari isu yang secara politik, yang di teman-teman media, nama-namanya menggemaskan," protes Pram.

Dia mencontohkan kasus rekening gedung pegawai negeri sipil, dan yang sudah terbukti adalah kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan.

"Ini kan banyak peristiwa yang tak tersentuh. Yang seperti itu kenapa tidak menjadi sorotan penegak hukum. Karena wilayah korupsi kita yang paling besar di daerah seperti itu," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA