"Ketiganya memiliki integritas, kompetensi, intelektualitas dan independensi yang tinggi," kata Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane, pagi ini.
Karena yang layak hanya tiga calon, IPW mengimbau Komisi III DPR yang akan memilih pimpinan KPK tidak memaksakan diri untuk menentukan empat calon, yang akan menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar, dan M Jasin. "Jika ternyata dalam uji kepatutan (juga) tidak menemukan figur yang layak," kata Neta.
Dalam melakukan uji kepatutan, Komisi III patut berorientasi pada catatan-catatan yang diberikan Panitia Seleksi Pimpinan KPK pada masing-masing capim KPK. Sehingga Komisi III tidak terpengaruh pada manuver kelompok pengusaha, kelompok politik tertentu, maupun manuver mantan pimpinan KPK yang makin mencolok akhir-akhir ini untuk menggolkan calon jagonya.
"Komisi III harus menyadari, meskipun berasal dari parpol tapi dalam memilih capim KPK, sebagai wakil rakyat. Mereka jangan brorientasi pada kepentingan politik yang sempit. Tapi harus pada kepentingan rakyat yang inginkan pembarantasan korupsi. Sehingga aspirasi rakyat harus didengarkan Komisi III," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: