Dewi yang merupakan politis Hanura membantah kalau dirinya dalang dibalik pemalsuan MK tersebut.
"Terlalu bodoh kalau saya memalsukan surat. Itu tidak menguntungkan saya," ujar Dewi saat diwawancara
TV One, (Kamis malam, 7/7).
Dewi tetap dirugikan dengan surat palsu MK tertanggal 14 Agustus 2009. Suaranya hilang sebanyak 1677 di daerah pemilihan Jeneponto, Sulawesi Selatan.
"Apa untungnya, suratnya palsu atau asli sama saja," imbuhnya.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: