Dalam lawatan tersebut, Ketua Umum PB MA Jazuli Juwaini, didampingi jajaran PB Mathla’ul Anwar, Ketua Majelis Amanah Embay Mulya Syarif, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Arif Rahman, Wakil Ketua Umum Bidang Dakwah Muhammad Mursyid, hingga Sekretaris Jenderal Yanuar Arif Wibowo.
Jazuli mengatakan, PB Mathla’ul Anwar bersama BIN berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
“Indonesia membutuhkan peran aktif organisasi kemasyarakatan Islam dalam menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, memperkuat persaudaraan, serta mendorong kemajuan bangsa," kata Jazuli dalam keterangannya.
Menurut Jazuli, ormas Islam memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial dan memperkokoh kohesi kebangsaan. Dakwah keagamaan harus menjadi kekuatan yang menenteramkan, mencerahkan, dan menyatukan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.
“Dakwah harus merekatkan, bukan memecah belah; menguatkan optimisme, bukan menebarkan ketakutan; serta mendorong umat untuk maju dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” kata Jazuli.
Dalam pertemuan tersebut, PB MA menyambut baik pesan Kepala BIN agar Mathla’ul Anwar terus mengambil peran sebagai pelopor dalam merekatkan persatuan bangsa, mengembangkan dakwah yang membawa rahmat, serta menghadirkan pendekatan dakwah yang adaptif dan inovatif seiring pesatnya perkembangan teknologi.
“Persatuan adalah fondasi, sedangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah instrumen kemajuan. Dengan keduanya, insyaallah Indonesia akan semakin kuat, berdaulat, maju, dan sejahtera,” demikian Jazuli.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: