Saya berharap Dinas Perhubungan DKI maupun pihak Kepolisian Metro Jaya bisa bekerjasama menyelesaikan permasalahan ini. Pasalnya kemacetan di Tanah Abang semakin parah lantaran parkir liar di kawasan tersebut.
Selain parkir pinggir jalan, daerah tersebut juga dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Saya sebagai pejalan kaki yang seharusnya bisa berjalan di trotoar, terpaksa harus bersaing dengan pengendara lainnya lantaran terpaksa berjalan di badan jalan, bukan di trotoar. Karena trotoar digunakan PKL untuk berdagang.
Jika ditindak tegas, persoalan seperti parkir pinggir jalan, angkot
ngetem dan PKL bisa diatasi. Namun yang terjadi, persoalan ini terus saja ada. Mungkin karena petugasnya yang sengaja membiarkan?
Saya berharap, carut-marutnya lalu lintas bisa segera selesai. Apa kata negara tetangga, pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara, tapi kondisi lalu lintasnya tak semegah namanya?
Ali Yusuf, [email protected] 08561434xxx
BERITA TERKAIT: