Bukan Ajang Gengsi, Perkapi Harus Berkontribusi Nyata bagi Penegakan Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 18 September 2026, 22:21 WIB
Bukan Ajang Gengsi, Perkapi Harus Berkontribusi Nyata bagi Penegakan Hukum
Pengukuhan, pelantikan, dan rapat kerja pengurus Perkapi periode 2026–2031 yang berlangsung di Ballroom Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 19 September 2026. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Persatuan Kurator dan Pengurus Indonesia (Perkapi) harus terus berkembang dan meningkatkan kualitas kinerjanya secara substansial.

Motivasi itu disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya dalam agenda pengukuhan, pelantikan, dan rapat kerja pengurus Perkapi periode 2026–2031 yang berlangsung di Ballroom Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 19 September 2026.

Politikus Nasdem ini meminta agar organisasi profesi hendaknya tidak terjebak dalam taraf kinerja yang sekadar mengejar formalitas simbolik maupun pamer jabatan semata.

"Perkapi harus melompat ke tingkatan kesadaran tertinggi dengan menjadikan hukum sebagai instrumen untuk membangun peradaban bangsa yang adil," kata Willy.

Dia menyebutkan kinerja organisasi di Indonesia kerap kali berhenti pada taraf eksistensialis yang hanya mengedepankan popularitas figur tanpa melahirkan kontribusi nyata.

Karena itu, Willy mengajak seluruh jajaran pengurus Perkapi untuk membenahi kebiasaan internal lembaga yang sering kali memberikan penghargaan atau posisi strategis kepada orang yang dekat dengan atasan, bukan kepada pekerja keras.

"Ini bukan organisasi yang melayani dirinya, tidak lagi di level eksistensialis, tapi ayo kita kolaborasi bersama-sama membangun peradaban ini," tegas Willy di hadapan para jajaran pengurus Perkapi.

Ia meminta seluruh jajaran pengurus Perkapi untuk melepaskan fanatisme kelompok demi kemajuan penegakan hukum nasional. Kepastian hukum juga jangan pernah mengabaikan rasa kemanusiaan dan keadilan bagi masyarakat miskin.

Dia menegaskan, hukum hanyalah sebuah alat pendukung, sedangkan nilai yang paling utama adalah adab dan integritas moral. 

Willy pun berharap institusi baru ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi ekosistem penegakan hukum serta perlindungan masyarakat di Tanah Air.

Sementara itu, Ketua Umum Perkapi Siking Suryadi menyatakan kesiapannya untuk menjawab tantangan tersebut melalui penguatan profesionalisme di seluruh lini kerja kepengurusan.

Dia bertekad menjadikan Perkapi sebagai elemen kunci yang menjaga stabilitas dunia usaha dan perekonomian nasional.

"Kehadiran Perkapi sebagai organisasi baru ini tidak dimaksudkan sekadar hanya menambah struktur, tetapi juga ini ingin mengambil bagian dalam memperkuat profesionalisme kurator dan pengurus," pungkas Siking.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA