Hal itu disampaikan Rio saat memimpin konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force Hanura bersama jajaran DPD, DPC, dan anggota DPRD se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Mataram, Selasa malam, 1 September 2026.
"Beberapa orang dari partai lain sudah menghubungi saya. Di antaranya ada yang masih menjabat sebagai anggota DPRD aktif dari fraksi partai lain," ujar Rio.
Rio menjelaskan, ketertarikan para tokoh politik tersebut muncul seiring masifnya kerja-kerja konsolidasi organisasi yang diinstruksikan Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) hingga ke tingkat daerah.
"Kerja-kerja politik yang kami jalankan membuat Hanura mulai diamati. Publik dan para tokoh melihat ada keseriusan dan semangat baru yang berbeda," ungkap mantan Sekjen Partai Nasdem itu.
Mantan Gubernur Bengkulu tersebut menegaskan, Hanura terbuka lebar menerima politisi potensial yang ingin berjuang bersama, termasuk memberikan posisi strategis dalam pencalegan.
"Jika di partai lama mereka tidak mendapat tempat atau nomor urut bagus, di Hanura kita siapkan di nomor urut satu," tegas Rio.
Rio mengapresiasi kesiapan DPD Hanura NTB di bawah kepemimpinan Ahmad Dahlan yang hampir menyelesaikan 100 persen kepengurusan hingga tingkat kecamatan (PAC). Ia optimistis Hanura kembali merebut kursi di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang.
"Januari 2027 kandang Hanura dibuka, 100 persen struktur di provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan selesai lengkap. Hanura siap mengaum keras," tutupnya.
BERITA TERKAIT: