Asap Karhutla terlihat dari ruas Tol Kapal Betung KM 366 saat Menhut meninjau lokasi. Pengecekkan dilakukan bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Saat peninjauan, pemadaman dilakukan melalui water bombing dan pemadaman darat oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan Daops Sumatera XIV-Banyuasin, TNI Polri, BNPB.
Sebelumnya, Dalam rakor penanganan Karhutla di Palembang, Menhut Raja Antoni meminta peluang OMC dimaksimalkan. Menhut Raja Antoni menyebut OMC menjadi salah satu upaya bersama water bombing dan pasukan darat dalam menangani Karhutla.
“Karena bagaimanapun yang paling efektif ini memang OMC. Operasi Modifikasi Cuaca. Dimanapun ada potensi awan dimaksimalkan,” ujarnya.
Berdasarkan laporan BMKG, di Sumatera Selatan sendiri hari ini hingga tanggal 3 September memiliki potensi titik awan. Oleh karena itu, Menhut Raja Antoni meminta agar OMC dilakukan.
Ia juga memastikan agar operasional bandara tetap dibuka dari pagi hingga malam hari agar proses OMC dari potensi awan yang ada dapat dilakukan kapanpun.
Raja Antoni mengatakan penguatan pasukan juga dilakukan Kementerian Kehutanan melalui BKO sekitar 1.000 orang lebih. Penambahan tersebut diharapkan dapat membantu pekerjaan pendukung di lapangan sekaligus mengantisipasi kelelahan pasukan yang bertugas.
BERITA TERKAIT: