"Tidur kemarin kita istirahat di rumahnya keluarga Gus Dur di Ciganjur. Terus karena pagi tadi keluarga Gus Dur ada perjalanan ke Jombang menghadiri Muktamar NU, akhirnya kita juga enggak enak, akhirnya kita nanti cari tempat yang lain," ujar Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok kepada wartawan di depan Gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Meski harus berpindah tempat singgah, Botok memastikan gelombang kedatangan massa dari Pati dan wilayah lainnya akan terus bertambah.
Botok mengklaim hari ini sudah sebanyak lima unit bus diberangkatkan dari Jawa Tengah ke Jakarta
"Saat ini terkait demo tinggal eksekusi, kita sudah konsolidasi kepada kawan-kawan di seluruh Indonesia lah, di berbagai daerah. Dari Pati itu 5 bus," katanya.
Dalam aksi ini, AMPB membawa beberapa tuntutan pokok yang ditujukan kepada pemerintah, serta DPR. Di antaranya meminta DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset dan diberlakukan hukuman mati pada koruptor.
Sementara itu, pantauan di lapangan terlihat massa dari Pati dan juga pengemudi ojek online terus berdatangan depan Gedung DPR-MPR.
Selain massa, ada juga beberapa pihak yang membawa logistik seperti minuman dalam kemasan dan makanan ringan ke area massa.
BERITA TERKAIT: