Acara yang dipenuhi suasana kebersamaan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga dimanfaatkan untuk penggalangan dana bantuan bagi korban bencana alam di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sumatera.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron menyatakan, lomba tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata keterikatan partai dengan masyarakat.
"Lomba rakyat ini digelar supaya sejalan dengan
tagline kami, '25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat'. Tentu seluruh kegiatannya dilakukan bersama rakyat," ujar Herman.
Sejumlah perlombaan khas kemerdekaan digelar, mulai dari balap karung, tarik tambang, hingga panjat pinang. Herman menegaskan, Demokrat menyadari kondisi bangsa saat ini yang sedang menghadapi ujian bencana, mulai dari kebakaran hutan di Kalimantan hingga gempa bumi di NTT.
"Karena ada bencana yang terjadi di NTT, kebakaran hutan di Kalimantan, dan di Sumatera yang belum pulih, kami menggalang dana untuk memberikan sumbangan. Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita," tuturnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan, momen ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat dari 514 kabupaten/kota di 38 provinsi.
"Ada lebih dari 1.500 halaman aspirasi yang terus kami perjuangkan setiap tahunnya. Sebagian sudah tuntas berkolaborasi dengan pemerintah, namun masih banyak yang harus terus diperjuangkan," kata Ibas.
Ibas menegaskan komitmen Demokrat untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, seperti pembukaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.
Sementara Ketua Panitia Lomba Rakyat, Ilham Medrofa menambahkan, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat ruang dialog antara warga dan partai.
"Kegiatan ini tidak hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi bagaimana masyarakat merasakan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dan penuh kegembiraan," pungkas Ilham.
BERITA TERKAIT: