Sarmuji Bakal Koordinasi dengan Bahlil soal Hilirisasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 02 Oktober 2026, 14:09 WIB
Sarmuji Bakal Koordinasi dengan Bahlil soal Hilirisasi
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji membuka kemungkinan berkoordinasi langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam menangani urusan hilirisasi industri.

Sarmuji mengatakan koordinasi tersebut diperlukan karena hilirisasi memiliki keterkaitan erat dengan sektor industri. Bahlil sendiri dilantik sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026. 

"Kemungkinan (bakal berkoordinasi), kemungkinan. Kelihatannya iya," jawab Sarmuji.

Sarmuji mengatakan dirinya belum melihat secara detail bidang kerja Menteri Investasi dan Hilirisasi. Namun, ia melihat ada keterkaitan kuat antara kewenangan tersebut dengan sektor industri.

"Saya belum melihat bidang kerjanya Menteri Investasi dan Hilirisasi. Tapi rasa-rasanya kok di sana. Karena hilirisasi itu dengan industri itu kan hampir-hampir satu makna itu. Kita ngomong hilirisasi itu sebenarnya industri," ujarnya.

Sebelumnya, Sarmuji juga menegaskan Kementerian Perindustrian tidak bisa bekerja sendiri untuk memperkuat sektor industri. Koordinasi diperlukan dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Investasi, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, hingga Kementerian Pertanian.

"Jadi kita tidak bisa bekerja sendirian, kolaborasi menjadi penting untuk bersama-sama menjadikan sektor industri menjadi leverage bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja," kata Sarmuji.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA