Sarmuji Minta Pegawai Kemenperin Tidak Berlebihan Hormati Dirinya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 02 Oktober 2026, 13:39 WIB
Sarmuji Minta Pegawai Kemenperin Tidak Berlebihan Hormati Dirinya
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji meminta jajaran pegawai Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar tidak memberikan pelayanan maupun penghormatan secara berlebihan kepada dirinya.

Sarmuji menilai sikap berlebihan justru dapat menciptakan sekat psikologis antara menteri dan jajaran birokrasi, sehingga berpotensi menghambat penyampaian masukan dan kritik secara terbuka.

"Saya meminta tadi untuk tidak melayani saya secara berlebihan, untuk tidak menghormati saya secara berlebihan. Karena itu akan menciptakan sekat-sekat, akan menciptakan barrier psikologis," kata Sarmuji usai dilantik sebagai Menperin, Jumat 2 Oktober 2026.

Menurutnya, pelayanan yang terlalu kaku atau berlebihan membuat bawahannya merasa segan dan kesulitan menyampaikan saran secara leluasa.

"Orang mau memberikan masukan, memberikan saran, bahkan memberikan kritik menjadi susah karena ada pelayanan yang berlebihan. Kita maunya cair saja," ujarnya.

Oleh karena itu, Sarmuji ingin ekosistem birokrasi di lingkungan Kemenperin menjadi lebih rileks dan cair. Dengan suasana kerja yang terbuka, setiap masukan dapat diterima dan dipertimbangkan secara objektif dalam pengambilan keputusan.

"Semua dari kita memang harus tampil sederhana ya. Semua pejabat publik, apalagi di kalangan birokrat, tentu kita tampil sewajarnya saja," tegas Sarmuji.

"Tidak ada yang perlu berlebihan, baik dalam tampilan maupun dalam tata cara kita bersikap," imbuhnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA