Salah satu penampilan dibuka oleh Savia Aulia R, sinden cilik yang membawakan lagu daerah. Penampilan kemudian berlanjut dengan lagu “Kharisma Indonesia” ciptaan Gusti Bambang E dan Budiman H.
Lagu tersebut dikemas dengan aransemen musik Lucky Kang dan aransemen vokal Yandie Bronsu. Pertunjukan semakin meriah dengan koreografi Danang Cahyo Wijayanto dan Astri Kusuma Wardani.
Panggung Istana juga menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui tarian tradisional dan atraksi pencak silat. Lagu-lagu daerah seperti "Lir Ilir” dan “Cublak-Cublak Suweng” turut mengiringi persembahan tersebut.
Suasana semakin meriah dengan atraksi panjat pinang, yang menjadi salah satu permainan khas dalam perayaan kemerdekaan di berbagai daerah.
Sejumlah lagu timur juga bergema di Istana, di antaranya “Pica-Pica” ciptaan Juan Reza serta lagu “Lu Kenal Veronica Ko”.
Penampilan turut melibatkan para peraih medali emas Olimpiade 2024. Kehadiran para putra-putri terbaik Indonesia tersebut menambah semangat kebanggaan dalam perayaan kemerdekaan.
Rangkaian persembahan kemudian ditutup dengan lagu “Tanah Airku”. Alunan lagu yang sarat makna tentang kecintaan kepada Indonesia itu sontak menghadirkan suasana haru di tengah perayaan.
Perpaduan musik, tarian, pencak silat, hingga penampilan para atlet berprestasi menjadi gambaran keberagaman dan kebanggaan anak bangsa dalam merayakan 81 tahun Indonesia merdeka.
BERITA TERKAIT: