Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat eselon, pegawai kementerian, hingga jajaran Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Dalam upacara tersebut, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bertindak langsung sebagai pembina upacara. Sementara itu, bertugas sebagai pemimpin upacara adalah Asisten Deputi Pengelolaan Data Kementerian Koperasi Arnapi.
Di tengah momentum peringatan HUT ke-81 RI, Ferry Juliantono turut menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menkop menyampaikan peringatan kemerdekaan harus dimaknai dengan meneruskan cita-cita pendiri bangsa melalui pemenuhan rasa keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
Ia meyakinkan publik bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen menghadirkan negara bagi masyarakat yang masih berjuang di sektor ekonomi.
"Pemerintah hari ini di bawah kepemimpinan Pak Prabowo Subianto, kami akan memastikan bahwa negara akan betul-betul hadir untuk memerdekakan bagi yang belum merdeka secara ekonomi dan sosial," tegas Ferry.
Menurutnya, Kementerian Koperasi memegang peranan strategis untuk memastikan pencapaian kemerdekaan secara utuh di tengah masyarakat.
"Ini tugas dari kami di Kementerian Koperasi. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan dari masyarakat, kita bisa betul-betul memastikan kita merdeka 100 persen," tuturnya.
Kemeriahan upacara terlihat dari pakaian adat nusantara yang dikenakan para pejabat. Menkop hadir dalam balutan pakaian adat khas Sulawesi Selatan, sedangkan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengenakan busana adat Sumatera Selatan.
"Kita nikmati keanekaragaman dari daerah-daerah di Indonesia," ungkap Menkop usai menghadiri upacara.
Usai menggelar upacara di lingkungan kementerian, Menkop bersama Wamenkop dijadwalkan langsung menuju Istana Merdeka untuk mengikuti Rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
BERITA TERKAIT: