Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Kamis, 13 Agustus 2026, 02:11 WIB
Miris<i>!</i> Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan
Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian Agama (Kemenag) angkat suara soal hafalan Al-Qur'an yang dijadikan challenge dengan hadiah minuman keras alias miras saat festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar menilai bahwa hafalan merupakan proses pendidikan seseorang dalam pembentukan karakter bukan jadi ajang taruhan.

"Hafalan Al-Qur’an itu bagian dari proses pendidikan, pembentukan karakter, dan kecintaan kepada nilai-nilai agama," kata Gugun kepada RMOL pada Rabu 12 Agustus 2026.

Gugun menegaskan hal sakral seperti ini sebaiknya tidak diulangi di berbagai event apapun.

"Miris sekali kalau hafalan Al-Qur’an dijadikan bahan challenge untuk mendapatkan minuman keras," kata Gugun. 

"Jangan sampai sesuatu yang sakral dan mendidik justru diperlakukan sebagai bahan permainan atau sekadar hiburan," sambungnya.

Diketahui, media sosial dihebohkan dengan potongan video yang menayangkan promosi miras gratis di sela-sela festival musik The Sounds Project di mana Newport membuka stand pameran.

Di depan stand Newport, sales dan pembawa acara menantang (challenge) bagi siapa saja pengunjung yang bisa menghafal surat Ad Dhuha akan mendapatkan miras gratis.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA