Hal itu diungkap Ahok dalam podcast Helmy Yahya Bicara di kanal YouTube milik Helmy Yahya yang dilihat redaksi, Selasa 28 Juli 2026.
Ahok mengatakan, bujukan tersebut disampaikan Fifi saat dirinya masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok.
Diketahui, karena alasan keamanan setelah divonis dalam kasus penodaan agama pada Mei 2017, Ahok menjalani masa hukuman di sana hingga akhirnya resmi bebas pada 24 Januari 2019.
Ahok mengatakan, berdasarkan analisa adik kandungnya itu, apabila Ahok memerintahkan para pendukungnya yang dikenal dengan sebutan Ahoker untuk mendukung Prabowo, maka Joko Widodo alias Jokowi berpeluang kalah di Pilpres 2019.
"Jadi begitu keluar, elu mesti dukung Prabowo, lu jadi Menteri, Prabowo mengutamakan loyalis. Buat Pak Prabowo loyal nomor satu," kata Ahok menirukan perkataan Fifi.
Namun bujukan Fifi tersebut tidak dilaksanakan Ahok. Hingga kemudian Jokowi kembali menang Pilpres atas dukungan PDIP.
"Pas pagi saya baca tulisan
a friend is always loyal. Itu yang diajarkan bapak saya. Bahwa teman tidak boleh mengkhianati teman," pungkas Ahok.
BERITA TERKAIT: