"Layanan perintis tetap kita laksanakan sampai tahun anggaran selesai. Dengan kondisi anggaran yang ada, kita menyiasatinya. Yang paling penting layanan tidak berhenti," ujar Menhub Dudy dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 22 Juli 2026.
Dudy menegaskan, layanan kapal perintis yang sempat mengalami penundaan kini telah beroperasi normal kembali usai Kemenhub memperketat monitoring harian dan memperkuat koordinasi dengan Pemda serta operator pelabuhan.
Untuk memastikan keberlanjutan angkutan perintis, Kemenhub juga telah mengajukan usulan penambahan anggaran agar tidak ada kekosongan operasional di pulau-pulau terluar.
"Subsidi angkutan perintis adalah instrumen pemerintah untuk menjamin pelayanan dasar dan pembangunan inklusif," tegasnya.
Pada tahun anggaran 2026, Kemenhub mengelola 107 trayek kapal perintis, 41 trayek Tol Laut, 6 trayek kapal khusus ternak, serta 18 trayek
rede transport.
BERITA TERKAIT: