
Pengecer BBM Pertalite, Ibu Supiah, menangis tersedu-sedu saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR pada Rabu 22 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut, Supiah meminta agar suaminya yang bernama Hartono tidak sampai menjalani persidangan.
"Saya ingin suami saya bebas, Pak. Jangan sampai sidang," kata Supiah.
Hartono diamankan terkait kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi di Way Kanan, Lampung. Ia ditangkap aparat Polres Way Kanan setelah adanya pengantaran puluhan jerigen Pertalite ke warung mereka.
Tak hanya itu, Supiah juga mengaku menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum anggota kepolisian yang meminta uang sebesar Rp50 juta agar suaminya bisa dibebaskan. Karena tidak sanggup membayar, suaminya tetap ditahan.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto dalam rapat menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti informasi dugaan pemerasan tersebut.
Sementara itu, Hartono saat ini telah mendapatkan penangguhan penahanan setelah sebelumnya ditahan selama 12 hari di Polres Way Kanan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: