Aroma Politis Kasus Febrie Ardiansyah Begitu Kencang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Jumat, 17 Juli 2026, 04:00 WIB
Aroma Politis Kasus Febrie Ardiansyah Begitu Kencang
Jampidsus Febrie Ardiansyah. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Meski sudah didudukkan, kasus mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, tidak kunjung duduk. Itulah kalau politik mendahului hukum. 

"Hukumnya berjalan tertatih-tatih di belakang, sementara politiknya sudah jauh di ujung dan heboh penuh sorak-sorai, gegap-gempita," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Jumat 17 Juli 2026.

Karena itu, kata Erizal, terlalu bodoh bila menganggap penggeledahan rumah Febrie Ardiansyah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, dan 12 lokasi lainnya pekan kemarin itu murni pemberantasan korupsi atau penegakan hukum. 

"Padahal aroma politisnya, bahkan konflik antar "geng", jauh lebih mengemuka," kata Erizal.

Setelah peristiwa itu terjadi atau tujuan politisnya tercapai, maka hukum diminta membereskan. Wajar saja, hukum kesulitan dan tak berdaya. 

"Misalnya Polri kesulitan mentersangkakan Febrie Ardiansyah, karena dia belum pernah diperiksa sebagai saksi," kata Erizal.

Muncul lagi rumor bahwa emas batangan di rumah Febrie Ardiansyah bukanlah emas asli, tapi palsu. 

"Apa bisa? Jangan-jangan akal-akalan lagi. Itulah kalau politik mendahului hukum. Hukumnya jadi kesulitan di ujung. Semua serba salah dan dipersalahkan," kata Erizal.

Harusnya pemegang kedaulatan tertinggi, Presiden Prabowo Subianto membabat semua pelaku korupsi di Tanah Air.

"Tapi kalau dibabat semua, siapa pula yang menggantikan?" pungkas Erizal. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA