Indonesia Siapkan Strategi Menghadapi Perang Generasi Kelima

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 05 Juli 2026, 04:40 WIB
Indonesia Siapkan Strategi Menghadapi Perang Generasi Kelima
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: Dok. RMOL)
rmol news logo Pengesahan Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dinilai bukan sekadar perubahan dokumen organisasi militer, melainkan menjadi penanda dimulainya transformasi besar strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi perubahan lingkungan keamanan global yang semakin kompleks.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai keputusan Panglima TNI tersebut merupakan respons strategis terhadap perubahan karakter peperangan dunia yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sangat cepat.

“Perang saat ini sudah berubah total. Jika dahulu kekuatan militer diukur dari jumlah tank, kapal perang, dan pesawat tempur, kini kemenangan lebih banyak ditentukan oleh penguasaan teknologi, kecerdasan buatan, drone, perang siber, satelit, serta kemampuan mengendalikan informasi,” kata Amir, dikutip Minggu 5 Juli 2026.

Menurutnya, yang disampaikan Panglima TNI dalam pengesahan doktrin tersebut menunjukkan bahwa TNI telah membaca arah perubahan geopolitik dunia secara tepat.

Amir menjelaskan bahwa perang modern telah memasuki fase Fifth Generation Warfare (5GW) atau perang generasi kelima.

Pada model peperangan ini, negara tidak selalu diserang melalui invasi militer konvensional.

Sebaliknya, serangan dilakukan melalui berbagai instrumen non-konvensional secara simultan.

Di antaranya meliputi: serangan siber terhadap infrastruktur vital, perang informasi melalui media social, penyebaran disinformasi, penggunaan drone murah namun mematikan, sabotase ekonomi, perang elektronik, artificial intelligence, manipulasi opini public, hingga tekanan geopolitik melalui jalur ekonomi.

“Yang dihancurkan bukan hanya pangkalan militer, tetapi juga psikologi masyarakat, stabilitas politik, ekonomi, bahkan kepercayaan rakyat kepada pemerintah," kata Amir. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA