Latihan Militer Dievaluasi Usai Calon Pengelola Kopdes dan KNMP Meninggal Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Rabu, 24 Juni 2026, 14:55 WIB
Latihan Militer Dievaluasi Usai Calon Pengelola Kopdes dan KNMP Meninggal Dunia
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Brigjen Rico Ricardo Sirait. (Foto: RMOL)
rmol news logo Pemerintah bakal mengevaluasi pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Evaluasi dilakukan usai dua calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yakni Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq meninggal dunia.

"Termasuk mekanisme seleksi kesehatan, pengawasan medis, penanganan peserta dengan kondisi kesehatan khusus, serta sistem komunikasi dan pelaporan,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Brigjen Rico Ricardo Sirait dalam keterangan resmi pada Rabu 24 Juni 2026.

Menurut Rico, program SPPI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki disiplin, integritas, nilai kepemimpinan, kemampuan manajerial, sampai dengan semangat pengabdian untuk mendukung pembangunan nasional.

Program pembangunan nasional itu sendiri diimplementasikan melalui KDKMP dan KNMP.

“Keikutsertaan peserta dalam program ini dilaksanakan secara sukarela sesuai mekanisme seleksi yang telah ditetapkan, sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan nasional dan penguatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Rico.

Meski demikian, Rico tidak menampik bahwa keselamatan dan kesehatan peserta jadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA