Laba Food Station Anjlok dari Target

DPRD DKI Soroti Kinerja BUMD Pangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 06 Agustus 2026, 14:33 WIB
Laba Food Station Anjlok dari Target
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda). (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Kinerja PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) terkait capaian laba bersih tahun anggaran 2026 yang anjlok dari target awal mendapat sorotan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak.

Ia menilai penetapan target kinerja BUMD pangan tersebut tidak realistis, sekaligus menyuarakan keprihatinan atas tingginya ketergantungan perusahaan terhadap dana penugasan subsidi.

Target laba bersih PT Food Station tahun 2026 dipatok sebesar Rp30,150 miliar, namun hingga pertengahan tahun ini baru terealisasi sebesar Rp2,813 miliar.

"Sangat jauh dari target. Tetapi, rancangan untuk 2027 justru ditetapkan sebesar Rp8,159 miliar," kata Josephine dalam keterangannya, Kamis 6 Agustus 2026.

Josephine menilai rancangan target laba bersih untuk tahun 2027 tersebut tidak masuk akal dan sulit dieksekusi. 

Pertanyaan kritis ini sebelumnya telah disuarakannya dalam Rapat Kerja Komisi C membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis pekan lalu, 30 Juli 2026. 

"Apakah target ini sudah disusun secara realistis? Bagaimana upaya Food Station untuk mencapai target tersebut di saat target 2026 saja sangat sulit direalisasikan?" pungkas Josephine. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA