Evaluasi Total MBG Imbas Korupsi BGN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Minggu, 07 Juni 2026, 02:20 WIB
Evaluasi Total MBG Imbas Korupsi BGN
Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia)
rmol news logo Keputusan Presiden Prabowo Subianto memecat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai kepala BGN dan juga   Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya sebagai wakil kepala BGN, yang diikuti proses hukum di Kejaksaan Agung (Kejagung) diapresiasi banyak pihak.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah  berharap Kejagung memgusut kasus dugaan korupsi di BGN secara serius hingga ke akar-akarnya.

"Tidak boleh main-main," kata Amir, dikutip dari akun Youtube RICChannel25, Minggu 7 Juni 2026.

Pasalnya, kata Amir, program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan evaluasi total agar bisa berjalan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.

Karena program MBG berkaitan erat dengan program unggulan lain Prabowo Subianto, seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

"MBG juga berkaitan dengan dunia usaha, lapangan kerja, karena MBG perlu pasokan makanan, daging, telur, sayur dan lainnya," kata Amir.

Karena itulah, Amir mendorong pembentukan organisasi BGN yang jelas, mulai dari tingkat pusat, hingga kabupaten/kota.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA