Aksi "Tenda untuk Andrie dan Tandu untuk Demokrasi" di depan Kantor Komnas HAM Jakarta, Jumat, 10 April 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang tergabung dalam Kolektif Merpati masih bertahan hingga malam kelima dalam aksi “Tenda untuk Andrie dan Tandu untuk Demokrasi” di depan Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam, 10 April 2026.
Pantauan
RMOL di lokasi, puluhan aktivis tampak bertahan dengan duduk di trotoar dan emperan jalan menggunakan tikar.
Terlihat pula sebuah spanduk berukuran sekitar setengah kali tiga meter dengan latar hitam bertuliskan putih “#KamiBersamaAndrieYunus”.
Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus penyiraman yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus pada Kamis, 12 Maret 2026 lalu.
Informasinya, Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid malam ini dijadwalkan hadir untuk menyampaikan pandangan terkait penanganan kasus tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, peserta aksi masih menyampaikan aspirasi secara bergantian di lokasi.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: