Ia menegaskan fleksibilitas kerja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Meskipun setelah ini kita masuk pada masa work from anywhere, semua tetap harus berkontribusi," ujar Meutya lewat keterangan resminya, Minggu, 15 Maret 2026.
Meutya menitipkan salam hangat untuk keluarga para pegawai yang akan melakukan perjalanan mudik.
"Titip salam kepada keluarga, bapak, ibu sekalian. Mudah-mudahan Ramadan kali ini berkah untuk semuanya," ungkapnya.
Meutya juga menekankan pentingnya kesiapan kementerian dalam mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada 28 Maret 2026 mendatang.
"Kita ada program besar menuju tanggal 28, yaitu untuk implementasi PP TUNAS yang menunda anak masuk ke platform digital hingga cukup usia," jelasnya.
Pihaknya menambahkan pelindungan anak di ruang digital merupakan prioritas yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Oleh karena itu, Meutya mengajak seluruh pegawai Kemkomdigi untuk turut menyosialisasikan PP TUNAS kepada keluarga di kampung halaman.
"Nanti mungkin ketemu keluarga, mudik, silakan sampaikan kepada keluarganya," tandas Meutya.
BERITA TERKAIT: