Warga Sumatera Dorong Transformasi Polri yang Lebih Humanis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 08 Maret 2026, 05:32 WIB
Warga Sumatera Dorong Transformasi Polri yang Lebih Humanis
Diskusi publik strategis bertajuk “Menagih Janji Presisi: Membedah Ego Sektoral dan Budaya Kekuasaan Menuju Polri yang Melayani, Bukan Menguasai” yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumentasi Warga Sumatera)
rmol news logo Warga Sumatera secara resmi menyatakan dukungannya terhadap upaya keberlanjutan reformasi Polri melalui diskusi publik strategis bertajuk “Menagih Janji Presisi: Membedah Ego Sektoral dan Budaya Kekuasaan Menuju Polri yang Melayani, Bukan Menguasai” yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Forum ini diselenggarakan sebagai ruang dialog konstruktif untuk mempercepat implementasi visi Kapolri di tingkat akar rumput yang dimana forum ini dihadiri oleh berbagai elemen baik mahasiswa maupun masyarakat.
 
Acara dibuka dengan opening speech oleh Juan Aqskal, perwakilan dari Warga Sumatera, yang menekankan bahwa transformasi Polri dapat dilakukan secara bersama-sama antara institusi dan warga negara. 

Diskusi ini melahirkan ruang artikulasi gagasan yang progresif, menimbang berbagai macam perspektif untuk menghasilkan rekomendasi gagasan dalam pembenahan institusi sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian publik yang konstruktif

"Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengevaluasi, tetapi untuk memberikan perspektif dari akar rumput. Warga Sumatera menaruh harapan besar agar visi 'Presisi' tidak hanya berhenti pada tataran manajerial, tetapi bertransformasi menjadi budaya pelayanan yang tulus. Kami ingin mendorong Polri untuk melepas sekat-sekat ego sektoral demi efektivitas penegakan hukum yang berkeadilan," ujar Juan Aqskal dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 7 Maret 2026
 
Melalui diskusi ini, Warga Sumatera menegaskan posisinya sebagai mitra kritis dan strategis Polri. Gerakan kolektif ini berkomitmen untuk terus memberikan masukan objektif demi mewujudkan institusi kepolisian yang modern dan dipercaya sepenuhnya oleh rakyat.
 
Sebagai penutup diskusi, Warga Sumatera merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak terkait, termasuk usulan penguatan jalur komunikasi dua arah antara kepolisian daerah dengan komunitas lokal guna memitigasi konflik sosial secara preventif.
 
"Diskusi ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami yakin dengan keterbukaan terhadap masukan publik, Polri akan semakin kuat, profesional, dan dicintai masyarakat sebagai pelindung yang sejati," tutup Juan Aqskal. rmol news logo article
 
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA