Demikian disampaikan Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal dalam keterangannya, Kamis 19 Februari 2026.
"Makin lama makin terasa bahwa itu nafsu berkuasa yang kelewatan dan sulit untuk dibela," kata Erizal.
Karena itu, Erizal melihat Prabowo tak akan melakukan kesalahan yang sama seperti Joko Widodo alias Jokowi.
Menurutnya, Prabowo tidak akan memilih cawapres yang masih muda pada periode keduanya.
"Karena cawapres muda berpeluang ditolak mitra koalisi lainnya," kata Erizal.
Erizal mengusulkan Prabowo menggandeng Menhan Sjafrie Sjamsoeddin maju di Pilpres 2029.
"Sjafrie sahabat karib Presiden Prabowo, dalam suka dan duka. Kualitas pun relatif sama. Lebih muda setahun dari Presiden Prabowo," kata Erizal.
BERITA TERKAIT: